SDN 011 NUNUKAN

BU LAILA ANGGRAINI, S. Pd. SD KEPALA SDN 011 NUNUKAN.

SDN 011 NUNUKAN

OKTAVIANUS ( Staff Tata Usaha Sekolah )

SDN 011 NUNUKAN

Ekstrakurikuler Siswa

SDN 011 NUNUKAN

Keluarga Besar SDN 011 Nunukan

SDN 011 NUNUKAN

TUMINI, S.Pd.SD Guru Kelas V A

SDN 011 NUNUKAN

Kegiatan Persami Gudep SDN 011 Nunukan.

SDN 011 NUNUKAN

Pelatihan Kit IPA

SDN 011 NUNUKAN

Pra Jambori 100 Th Pengakap Negeri Sabah 2012.

SDN 011 NUNUKAN

Sriady Faisal, S. Pd. Wali Kellas VI A

SDN 011 NUNUKAN

Staff dan Dewan Guru SDN 011 Nunukan

Kamis, 21 Juni 2012

Bahaya Memakan Manisan Berlebihan


Gula, adalah salah satu perasa favorit semua usia. Rasanya yang manis cenderung meningkatkan mood dan membuat orang jadi ketagihan ingin merasakannya lagi dan lagi. Sayangnya, bila dikonsumsi terlalu banyak gula akan membahayakan tubuh.

Gula berbahaya bagi jantung
Menurut sebuah riset yang dilakukan di The Emory University School of Medicine di Atlanta, seperti dikutip dari Sheknows, pengonsumsian gula berlebih dapat meningkatkan resiko terserang penyakit jantung. Hal ini disebabkan karena HDL di dalam tubuh bertambah jumlahnya, sehingga tekanan darah menjadi tinggi dan memicu gagal jantung atau stroke.

Gula memicu kenaikan berat badan
Kebanyakan makanan manis kaya akan kandungan kalori, yang menjadi penyebab utama kenaikan berat badan. Dan dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan gula, maka secara otomatis berat badan akan bertambah terus menerus, apalagi jika tidak diimbangi dengan olahraga.
Dari mana saja sumber gula dalam makanan ini? Mereka ada di dalam minuman bersoda, di dalam kue-kue dan cake yang lezat, di dalam permen dan gula-gula, di dalam minuman dan ice cream, dan lain sebagainya.

Gula dapat menyebabkan diabetes tipe 2
Diabetes sebenarnya adalah penyakit yang muncul karena keturunan/gen, namun seiring dengan perkembangan jaman, penyakit diabetes ada dua tipe. Tipe 1 adalah penyakit diabetes yang disebabkan oleh gen, dan tipe 2 (yang semakin meningkat jumlah penderitanya) adalah diabetes yang disebabkan oleh lifestyle.
Menu yang diasup dan gaya hidup ini berpengaruh sangat besar terhadap munculnya penyakit diabetes. Terutama bila makan tidak teratur dan seringkali mengasup menu yang kaya gula, termasuk minum-minuman bersoda, minuman beralkohol, merokok, dan lain sebagainya.

Gula tidak baik untuk gigi
Bagaimanapun juga, gula tak baik untuk gigi. Pasalnya, selain dapat mempengaruhi warna gigi, gula juga dapat memicu kerusakan serta gigi berlubang. American Dental Association (ADA) sendiri menganjurkan agar kita mengurangi menu manis dan rajin menyikat gigi tiga kalo sehari untuk membantu mencegah kerusakan pada gigi. Agar lebih maksimal lagi, berkumurlah dengan mouthwash dua kali sehari.

Jumat, 15 Juni 2012

Manfaat Minum Kopi



Menurut Harvard Women’s Health, konsumsi kopi beberapa cangkir sehari dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2, pembentukan batu ginjal, kanker usus besar, penyakit parkinson, kerusakan fungsi hati (sirosis), penyakit jantung serta menghambat penurunan daya kognitif otak.
  • Diabetes. Dua puluh studi yang dilakukan di seluruh dunia menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 50%. Para peneliti menduga penyebabnya adalah asam klorogenik di dalam kopi berperan memperlambat penyerapan gula dalam pencernaan. Asam klorogenik juga merangsang pembentukan GLP-1, zat kimia yang meningkatkan insulin (hormon yang mengatur penyerapan gula ke dalam sel-sel). Zat lain dalam kopi yaitu trigonelin (pro vitamin B3) juga diduga membantu memperlambat penyerapan glukosa.
  • Kanker. Riset secara konsisten menunjukkan bahwa kopi mengurangi risiko kanker hati, kanker payudara dan kanker usus besar.
  • Sirosis. Kopi melindungi hati dari sirosis, terutama sirosis karena kecanduan alkohol.
  • Penyakit Parkinson. Para peminum kopi memiliki risiko terkena Parkinson setengah lebih rendah dibanding mereka yang tidak minum kopi.
  • Penyakit jantung dan stroke. Konsumsi kopi tidak meningkatkan risiko jantung dan stroke.  Sebaliknya, kopi justru sedikit mengurangi risiko stoke. Sebuah studi atas lebih dari 83.000 wanita berusia lebih dari 24 tahun menunjukkan mereka yang minum dua sampai tiga cangkir kopi sehari memiliki risiko terkena stroke 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Studi terhadap sejumlah pria di Finlandia menunjukkan hasil yang sama.
  • Fungsi kognitif. Studi atas 4.197 wanita dan 2.820 pria di Perancis menunjukkan bahwa meminum setidaknya tiga cangkir kopi sehari dapat menghambat penurunan fungsi kognitif otak akibat penuaan hingga 33 persen pada wanita. Namun, manfaat yang sama tidak ditemukan pada pria. Hal ini mungkin karena wanita lebih peka terhadap kafein.
Efek Negatif Kopi
Namun demikian, kopi juga memiliki efek negatif. Kafein sebagai kandungan utama kopi bersifat stimulan yang mencandu. Kafein mempengaruhi sistem kardiovaskuler seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah. Dampak negatif itu muncul bila Anda mengkonsumsinya secara berlebihan.
Bagi kebanyakan orang, minum dua sampai tiga cangkir kopi tidak memberikan dampak negatif. Meminum kopi dengan frekuensi lebih dari itu bisa menimbulkan jantung berdebar-debar, sulit tidur, kepala pusing dan gangguan lainnya. Oleh karena itu, bagi mereka yang mengkonsumsi kopi agar tidak mengantuk–misalnya karena kekurangan tidur– disarankan agar konsumsinya disebar sepanjang hari.
Riset mengenai hubungan konsumsi kopi dengan keguguran kandungan tidak memberikan kesimpulan seragam. Tetapi, untuk amannya ibu hamil disarankan tidak minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.

Exchange Link